BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR bersama perwakilan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia mengikuti apel pagi sekaligus kegiatan gotong royong bersih-bersih di kawasan Pasar Antasari, Kota Banjarmasin, Senin pagi (9/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program nasional Indonesia Asri, yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan publik seperti pasar.
Apel dan aksi bersih-bersih ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin. Turut ambil bagian secara aktif Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin sebagai instansi yang memiliki peran utama dalam pengelolaan lingkungan dan persampahan di kota tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love, menjelaskan bahwa kegiatan Korpe (Kerja Operasi Pembersihan) direncanakan akan menjadi program rutin yang dilaksanakan secara berkala.
“Iya, ini salah satu upaya kita. Jadi Korpe ini rencananya sudah dikoordinasikan dengan pihak terkait, dan akan dilaksanakan minimal dua bulan sekali. Kita akan lakukan bersama-sama dan titik pelaksanaannya juga akan berganti-ganti di berbagai lokasi,” ujarnya.
Ia juga memaparkan bahwa saat ini tingkat sampah terkelola di Kota Banjarmasin telah mencapai 21,78 persen. Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengelolaan sampah, terutama terkait pemilahan sampah dari rumah tangga yang dinilai belum maksimal.
Menurutnya, salah satu kendala yang dihadapi adalah belum adanya offtaker atau pihak yang menyerap hasil pemilahan sampah tertentu, khususnya sampah plastik.
“Selama ini untuk sampah terpilah, khususnya plastik dan lainnya, masih belum ada offtaker-nya di kita. Akibatnya, sebagian masih tercampur dan masuk ke alur pembuangan yang sama. Ke depan kita akan lebih memaksimalkan proses pemilahan agar sampah benar-benar terpilah secara habis,” jelasnya.

0 komentar Blogger 0 Facebook
Posting Komentar